Hadiri Penutupan Pesantren Bunda Solehah Kuranji, Muharlion: Penguatan Ibu adalah Investasi Generasi

Sunday, 22 February 2026 | 11:42
Hadiri Penutupan Pesantren Bunda Solehah Kuranji, Muharlion: Penguatan Ibu adalah Investasi Generasi

Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pesantren Bunda Solehah di Masjid Muhajirin, Perumnas Belimbing, Kecamatan Kuranji, Minggu (22/2). Kegiatan yang telah berlangsung sejak Jumat (20/2) itu resmi ditutup oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion.

Selama tiga hari, sekitar 120 jamaah yang mayoritas kaum ibu mengikuti rangkaian pembinaan keagamaan yang digagas Majelis Taklim Masjid Muhajirin. Peserta tidak hanya berasal dari RW 12, tetapi juga dari sejumlah RW di sekitarnya. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang-ruang penguatan spiritual yang membumi.

Dalam arahannya, Muharlion menekankan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna strategis bagi pembangunan masyarakat. Ia menyebut penguatan kapasitas ibu sebagai langkah penting dalam membangun keluarga yang kokoh dan harmonis.

“Ibu adalah pusat pendidikan dalam keluarga. Apa yang ditanamkan di rumah akan membentuk karakter anak-anak kita di masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hubungan sosial di lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, kehidupan di kawasan perumahan sering kali diwarnai persoalan sepele yang bisa memicu kecanggungan dan jarak antarwarga jika tidak disikapi dengan kedewasaan. Karena itu, ia mengajak para peserta untuk mempraktikkan nilai sabar, syukur, dan saling menghargai dalam kehidupan bertetangga.

Lebih jauh, Muharlion menilai pola pembinaan berbasis masjid yang menyasar kaum ibu patut mendapat perhatian lebih luas. Ia berharap pendekatan serupa dapat diperkuat dalam program-program pemberdayaan masyarakat, mengingat keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kota yang berkarakter.

Sebelumnya, Ketua RW 12 Kelurahan Kuranji, Sawir Pribadi, melaporkan bahwa Pesantren Bunda Solehah merupakan agenda rutin yang terus mendapat sambutan positif dari warga. Setiap tahun, jumlah peserta menunjukkan peningkatan, menandakan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pembinaan keagamaan.

Ketua Umum Pengurus Masjid Muhajirin, Nasril, menambahkan bahwa pesantren ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran ibu sebagai teladan di rumah dan di tengah masyarakat.

Penutupan kegiatan turut dihadiri para ketua RT se-RW 12, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat setempat. Kebersamaan yang terjalin selama tiga hari diharapkan menjadi titik awal bagi terbangunnya lingkungan yang semakin solid, religius, dan harmonis di Kecamatan Kuranji.