Silaturahmi Presiden PKS dengan Kader Pelopor Padang: Menguatkan Semangat Juang Pasca Banjir
Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi Muslim, menegaskan pentingnya menjaga semangat juang dan soliditas kader PKS di tengah ujian bencana banjir yang melanda Kota Padang. Hal itu ia sampaikan dalam Silaturahmi Presiden PKS Dr. Almuzzammil Yusuf dengan Kader Pelopor se-Kota Padang, yang digelar Minggu pagi, 28 Desember 2025 pukul 08.00 WIB di Kantor DPW PKS Sumatera Barat.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting PKS, di antaranya Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi, Ketua DPD PKS Kota Padang Mulyadi Muslim, Anggota DPR RI Rahmat Saleh (Dapil Sumbar I), serta Anggota DPR RI Nevi Zuairina (Dapil Sumbar II). Ratusan kader pelopor PKS Kota Padang juga hadir untuk mempererat ukhuwah dan menyegarkan kembali semangat pengabdian.
“Acara ini kita selenggarakan untuk kembali menyalakan api semangat kader pasca bencana banjir dan galodo di Kota Padang. Jangan sampai ghirah perjuangan kita layu karena ujian ini,” ujar Mulyadi Muslim.
Ia menyampaikan, sebanyak 500 KK terdampak banjir dan mengungsi, termasuk dua kader PKS di Lubuak Rayo yang rumahnya hanyut terbawa arus. Namun demikian, tidak ada kader yang tinggal di hunian sementara karena seluruh pihak saling menguatkan dan saling menampung.
Mulyadi juga menyinggung perjalanan PKS di Kota Padang yang pernah mencatat sejarah penting.
“Tahun 2004 kita pernah meraih 11 kursi. InsyaAllah tahun 2030 posisi Ketua DPRD bisa kita pertahankan, dan kursi Wali Kota Padang bisa kembali kita rebut. Kota Padang harus kita jadikan candra adipura, kota yang bersih, kuat, dan berperadaban,” ungkapnya.
Pesan Presiden PKS: Padang Harus Menjadi Candradimuka Perjuangan
Dalam kesempatan itu, Presiden PKS Dr. Almuzzammil Yusuf menyampaikan apresiasinya kepada kader PKS Kota Padang atas ketangguhan dan kepedulian sosial selama masa bencana. Ia menegaskan bahwa Sumatera Barat memiliki sumber daya manusia yang kompatibel dan religius, didukung tradisi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang telah melekat kuat dalam budaya Minangkabau.
“Sumatera Barat adalah lumbung padi PKS. Kota Padang adalah candradipura, etalase dan frontage Sumbar. Karena itu Padang harus menjadi mercusuar perjuangan politik kebajikan kita,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa perjuangan PKS harus kolaboratif dan sinergis, sejalan dengan semangat Perjuangan, Kolaboratif, Sinergis (PKS).
Menurutnya, dakwah dan politik modern perlu memanfaatkan media sosial secara efektif, tanpa kehilangan jati diri sebagai partai keislaman.
“PKS bukan partai sekuler. Ini partai keislaman, membawa nilai moral dan keberpihakan. Kader PKS adalah orang-orang baik dan santun-karena itu mereka juga harus menjadi orang-orang yang kuat,” ujarnya.
Menjaga Api Semangat di Tengah Ujian
Sebagai Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi Muslim menegaskan komitmennya untuk terus membersamai kader dan masyarakat terdampak banjir. Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga energi kolektif untuk terus hadir membantu warga.
“Semangat melayani tidak boleh padam meski kita sedang diuji. Justru di saat-saat seperti inilah PKS harus berada di barisan terdepan membantu masyarakat,” tutupnya.