PDAM Mati, PKS Padang Salurkan Air Bersih untuk Masjid Jihad dan Warga Terdampak Banjir
PADANG - Warga Komplek Jihad Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, akhirnya bisa mendapatkan pasokan air bersih setelah berhari-hari terdampak banjir dan terhentinya suplai PDAM. Masjid Jihad yang menjadi pusat kegiatan keagamaan di komplek setempat pun kekurangan air untuk aktivitas jamaahnya. Menyikapi kondisi darurat tersebut, PKS Padang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih untuk kebutuhan warga.
Bantuan ini merupakan kolaborasi antara Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, S.Pd, dan Anggota DPR RI Fraksi PKS, H. Rahmat Saleh, yang bersama-sama memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi.
Dua puluh ribu liter air bersih telah dibagikan kepada warga dengan rincian sebagai berikut, 1 unit mobil tangki air bersih, 2 trip temon (masing-masing berkapasitas 4.000 liter air), dan 3 trip terman untuk memenuhi kebutuhan tambahan warga.
Air bersih langsung dibagikan dari sore hingga malam hari untuk memastikan seluruh warga terdampak di Komplek Jihad mendapatkan akses yang merata.
Ust. Muharlion menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PKS terhadap kondisi warga yang masih berjuang memulihkan diri setelah banjir. “Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar seperti air bersih tetap terpenuhi. Semoga warga tetap sabar dan kuat menghadapi musibah ini. Insya Allah subuh besok kita start lagi!" ujarnya.
Warga Batang Kabung Ganting mengucapkan terima kasih atas gerak cepat PKS Koto Tangah. Bantuan air bersih ini sangat membantu meringankan beban mereka di tengah situasi sulit akibat banjir dan layanan PDAM yang belum pulih sepenuhnya. "Alhamdulillah di tengah situasi seperti ini, datang bantuan (air bersih) kami sangat berterima kasih."
PKS Padang akan memastikan pelayanan dan bantuan untuk masyarakat terdampak akan terus berlanjut hingga kondisi kembali normal.