Peserta MHQ PKS Utusan Padang Berhasil Melaju ke Babak Final Ahad Ini

Thursday, 05 March 2026 | 11:15
Peserta MHQ PKS Utusan Padang Berhasil Melaju ke Babak Final Ahad Ini

Kabar membanggakan datang dari ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) yang digelar dalam rangkaian Agenda Ramadhan PKS 1447 H. Salah satu peserta utusan dari DPD PKS Kota Padang, M. Shalahudin Al Fatih, berhasil melaju ke babak grand final tingkat nasional yang akan digelar pada Ahad, 8 Maret 2026 di kantor DPP PKS.

Fatih yang merupakan anggota PKS Kota Padang dan berdomisili di Kecamatan Koto Tangah ini mengikuti lomba pada kategori hafalan Juz 28. Ia sebelumnya berhasil melalui tahapan seleksi secara berjenjang mulai dari tingkat DPD hingga DPW dengan meraih Juara I secara berturut-turut. Konsistensi tersebut kembali ia buktikan saat mengikuti babak penyisihan tingkat DPP yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom.

Dalam tahap penyisihan tersebut, para juara 1, 2, dan 3 dari setiap jenjang diuji kembali kemampuan hafalan Al-Qur’annya oleh dewan juri. Peserta terbaik kemudian dipilih untuk melaju ke babak grand final yang akan mempertemukan para penghafal Al-Qur’an terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi Muslim, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian yang diraih Fatih. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi para anggota PKS lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

“Selamat kepada M. Shalahudin Al Fatih yang telah berhasil melaju ke babak grand final. Semoga Fatih dapat menorehkan prestasi gemilang dan memberikan hasil terbaik pada kompetisi tingkat nasional nanti,” ujar Mulyadi.

Selain Fatih, kabar baik juga datang dari daerah lain di Sumatera Barat. Anggota PKS dari Padang Pariaman, Azka Putri Insani, yang mengikuti kategori hafalan Juz 30, juga berhasil lolos ke babak grand final.

Kegiatan Musabaqah Hifzhil Qur’an atau MHQ yang menjadi bagian dari Agenda Ramadhan PKS 1447 H ini diharapkan dapat memperkuat semangat anggota PKS untuk terus memperbaiki bacaan, menjaga hafalan, serta meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembinaan ruhiyah dan budaya organisasi.