PKS Gelar Training for Trainer Trauma Healing Psikososial untuk Siapkan Relawan Tangguh
DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Padang menggelar Training for Trainer Trauma Healing Psikososial sebagai bentuk nyata kehadiran PKS dalam merespons kebutuhan pendampingan psikososial di masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 21 Desember 2025, dengan sesi materi, kemudian dilanjutkan praktik langsung trauma healing sebagai penguatan keterampilan peserta.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga PKS, dr. Fitria Henny, yang menekankan pentingnya kesiapan relawan secara kompetensi dan profesionalisme, bukan hanya kepedulian.
Training ini menghadirkan Nila Angreini, M.Psi, sebagai pemateri utama. Peserta dibekali pemahaman tentang trauma psikososial, dampak psikologis pada penyintas, serta teknik trauma healing yang aman, empatik, dan aplikatif di lapangan.
Kegiatan ini bertujuan menyiapkan relawan trauma healing yang terlatih dan siap terjun langsung ke masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak psikologis akibat bencana dan kondisi darurat lainnya.
"Trauma healing bukan sekadar pendampingan, tetapi ikhtiar memulihkan harapan dan ketahanan jiwa masyarakat. Relawan harus dibekali ilmu dan kesiapan yang baik,” ujar dr. Fitria Henny.
Melalui kegiatan ini, PKS berharap dapat melahirkan relawan trauma healing yang profesional dan mampu menjadi penggerak pemulihan psikososial di tengah masyarakat.
Mulyadi Muslim menegaskan bahwa kegiatan TFT bukan sekadar untuk menambah wawasan. “TFT ini harus diturunkan ke lapangan, hadir langsung membantu para penyintas bencana di Kota Padang,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila pendampingan di Padang tuntas dalam dua pekan ke depan, relawan akan diterjunkan ke Agam dan Padang Pariaman. “Saudara-saudara kita di sana juga membutuhkan sentuhan relawan psikososial pasca tanggap darurat,” kata Mulyadi.
Mulyadi pun mengingatkan seluruh peserta untuk meluruskan niat dalam beramal serta menyiapkan fisik dengan baik sebelum turun ke lapangan. “Kerja kemanusiaan membutuhkan keikhlasan dan ketahanan,” tegasnya.