Setuju dengan Gubernur Mahyeldi, Mulyadi Muslim Tegaskan Penguatan Peran Keluarga Kunci Masa Depan Bangsa!

Saturday, 07 March 2026 | 16:44
Setuju dengan Gubernur Mahyeldi, Mulyadi Muslim Tegaskan Penguatan Peran Keluarga Kunci Masa Depan Bangsa!

Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Perkuat Peran



dalam Pembinaan Akhlak dan Karakter Generasi Muda


Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Mukhlishin, Kelurahan Kurao Pagang, Kota Padang, Sabtu (7/3). Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi mengajak masyarakat memperkuat peran orang tua dan lingkungan dalam membina generasi muda agar tumbuh dengan akhlak yang baik serta karakter yang kuat.


Dalam tausiyahnya, Mahyeldi menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk kepribadian anak. Menurutnya, pendidikan agama yang dimulai dari rumah menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh berbagai perilaku negatif di tengah perkembangan zaman.


“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing dan mengawasi anak-anak. Jika keluarga kuat dan nilai-nilai agama ditanamkan sejak dini, maka kita akan melahirkan generasi yang tangguh, berakhlak, dan siap membangun bangsa,” ujar Mahyeldi di hadapan jamaah.


Kegiatan Subuh Mubarakah tersebut juga diisi dengan dialog bersama anak-anak yang hadir di masjid. Mahyeldi memberikan sejumlah pertanyaan seputar pengetahuan agama dan memberikan hadiah bagi anak-anak yang mampu menjawab dengan baik. Tak disangkal, anak-anak berebut menjawab dan senang dengan hadiah yang diterima.


Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyalurkan bantuan hibah Safari Ramadan sebesar Rp25 juta untuk Masjid Mukhlishin, serta bantuan Al-Qur’an melalui program Wakaf Al-Qur’an ASN Pemprov Sumbar.


Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi Muslim, menegaskan bahwa penguatan peran keluarga merupakan kunci dalam menjaga masa depan generasi bangsa. Menurutnya, pembinaan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah atau pemerintah, tetapi harus dimulai dari rumah tangga.


“Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika rumah tangga kuat dan penuh nilai keimanan, maka dari sanalah lahir generasi yang berintegritas dan berakhlak mulia,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa Partai Keadilan Sejahtera memiliki arah perjuangan yang jelas dalam memperkuat fondasi masyarakat melalui konsep 5 Rumah Perjuangan PKS (2025–2030). Konsep ini merupakan arsitektur nilai yang menyatukan perjuangan spiritual, politik, dan kemanusiaan.


“Lima rumah tersebut meliputi Rumah Tangga sebagai basis pembentukan karakter, Rumah Ibadah sebagai pusat penguatan spiritual, Rumah PKS sebagai wadah perjuangan politik dan amal jama’i, Rumah Kebangsaan sebagai ruang pengabdian kepada negara, serta Rumah Kemanusiaan sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat,” jelasnya.


Menurut Mulyadi, penguatan rumah tangga menjadi fondasi utama karena dari sanalah lahir generasi yang beriman, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan kemanusiaan.


Melalui kegiatan keagamaan seperti Subuh Mubarakah ini, diharapkan sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia serta siap memimpin masa depan bangsa.